Arsip untuk ‘Dari Hati’ Kategori

Memang Kenapa?

Agustus 15, 2008

Jika kita selalu berfikir bahwa orang yang paling merugi adalah kita, mungkin kita sering lupa untuk melihat orang lain yang jauh lebih merugi dibanding kita. Jika kita selalu berfikir bahwa kita adalah orang yang paling beruntung diantara semua orang, apakah kita pernah ingat pada mereka yang ternyata sedang merasa bahwa dia adalah orang yang paling merugi diantara kalian. Tetapi mungkin sudah seharusnya kita sebagai orang yang merugi mulai memikirkan mereka yang terlihat beruntung di mata kita. Apakah benar-benar mereka ini beruntung atau sekedar nampak beruntung?

Ketahuilah untung, rugi, sial, dan rekan-rekannya adalah hal yang sangat bergantung pada tingkat kebersyukuran kita terhadap keadaan kita sekarang ini. Lalu, bagaimana kita akan bisa merasa beruntung jika sedang merasa rugi?

Sadarkan kalian bahwa sekarang kalian sedang diseret menuju pemikiran “merasa merugi?”nah hal itu tinggal kita balikkan saja. Cari suasana yang sekiranya bisa menyeret kita kepada persaan beruntung.

Lalu bagaimana jika perasaan beruntung itu tidak kunjung datang? mungkin sudah saatnya kita bertanya, kalau merugi… Memang kenapa?

Temukan nurani di tubuh kalian

Mei 26, 2008

Sering kali apabila kita dalam sebuah kebingungan kita seolah ingin bertanya pada diri sendiri. Orang bijak berkata, tanyalah pada hati nuranimu.

Tuhan telah menciptakan manusia semua memiliki kemampuan sama dalam merasa, tinggal cara mereka mengasahnya. Tubuh manusia juga diciptakan untuk merasakan rasa sakit, rasa perih, rasa nyaman saat dibelai, merasakan kehangatan sinar mentari yang berbeda dengan hangatnya tungku walau dimalam hari. Tubuh kita merasakan keindahan Tuhan.

Tuhan Menciptakan manusia dengan naluri untuk bertahan. Bertahan hidup, bertahan dalam kehidupan sosial, bertahan dalam keimanan dan bertahan saat haus kecintaan Tuhan.. Tetapi sering kali kita mengabaikan naluri yang begitu indah. Bahkan kita membunuhnya.

Silahkan rasakan saat kita merasakan cinta Tuhan pada sepoi udara pagi, rasakan juga Cinta Tuhan di Hangat mentari pagi. Atau kita juga bisa merasakan cinta Tuhan dalam sejuknya air yang membasahi kerongkongan kita, dalam makanan yang mengisi lambung kita serta ribuan pertanda Cinta Tuhan. Apakah kalian merasakan nurani pada tubuh kalian?

KITA BERSALAH PADA LELUHUR

Mei 15, 2008

15 Mei 2008

Apabila selama ini kita berfikir bahwa kita adalah manusia-manusia yang memiliki pemikiran modern dan hdup secara modern dan lebih maju dibandingkan dengan pendahulu-pendahulu kita dan leuhur-leluhur kita, maka berdosalah kita.

Sebuah kesombongan yang nyata apabila kita merasa lebih baik dibanding manusia terdahulu. Karena kita sebenarnya juga bisa jadi sebuah bentuk dari kehidupan primitif dibandingkan peradaban 2 atau 3 abad mendatang.

Bila kita terus saja memandang masa lalu sebagai sebuah hal yang tertinggal, maka kita tidak akan menjadi lebih baik. Karena kita tidak akan berusaha untuk maju dan sudah puas dengan apa yang ada.
Seharusnya kita hanya melirik sedikit ke belakang dan kemudian kita terus berpacu dengan masa lalu. Sehingga kita akan semakin melihat jelas, bahwa masa lalu dan masa kini adalah suatu jaman yan gharus kita tinggalkan untuk maju. Dan kita akan semakin melesat, menjauh, berjaya.